Yuddy Chrisnandi

Dari Jokopedia
Lompat ke: navigasi, cari
Yuddy-chrisnandi-infografis.jpg

Yuddy Chrisnandi adalah Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (PAN-RIB) yang menjadi terkenal karena salah satu tokoh muda di dalam jajaran Kabinet Kerja Jokowi. Ia juga dikenal sebagai salah satu menteri yang rajin melakukan blusukan ke berbagai kantor dan instansi.

Yuddy Chrisnandi lahir di Bandung, 29 Mei 1968. Sebelumnya Ia menjabat sebagai Ketua DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Gebrakan

Masa Kecil dan Pendidikan

Masa kecilnya dihabiskan di Bandung. Ia mengawali pendidikan di SD Negeri Panitran III Cirebon (1980), lulus dari sana Ia melanjutkan ke SMP Negeri I Cirebon (1983) dan SMA Negeri I Cirebon (1986). Setamatnya dari dunia sekolah, pada 1991 Ia melanjutkan ke Perguruan Tinggi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung.

Selanjutnya ia meneruskan pendidikan master di bidang Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia (UI) (1997). Pendidikan terakhirnya adalah Magister manajemen ekonomi Universitas Indonesia pada 2004.

Karier

Ia banyak menjalani kariernya sebagai pengajar sembari merintis di partai politik. Di antaranya Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Satya Darma Singaraja Bali, STIE Latifah Al Mubarokah Tasikmalaya, Universitas Trisakti Jakarta, Universitas Indonesia, dan Universitas Nasional Jakarta. Sederet pengalaman mengajar tersebut tentu menjadi modal untuknya melakoni pekerjaan sebagai pembantu presiden.

Ia juga dipercaya untuk menahkodai bisnis, seperti menjadi Komisaris Utama PT. Time Line Visual dan Komisaris PT. Anugerah Bumi Cirebon pada 2011, Ia juga merupakan Founder The FIRST (Future of Indonesia Research Studies), Konsultan Bisnis dan Politik. Selain itu Ia juga pernah menjadi Staf Khusus Wakil Presiden-RI Bidang Politik/Keamanan serta menjadi penasehat Ahli Kapolri Bidang Politik dan Kepemudaan, 1999-2001.

Karir Politik

Karir politiknya dimulai sejak tahun 1997 dengan bergabung bersama Partai Golkar. Pada tahun 2004, dia memegang posisi Ketua Departemen Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi DPP Partai Golkar periode 2004-2009. Saat itu pula dirinya sempat masuk Bursa Calon Ketua Umum partai Golkar 2009. Sayang Ia gagal dan memilih mundur dari Partai Golkar.

Ia kemudian pindah ke Partai Hanura yang didirikan Wiranto, Yuddy dipercaya memegang posisi Ketua DPP Partai Hanura dan jabatan strategis lain, yakni sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (BAPPILU) untuk periode 2010-2015. Namun karier politiknya kembali harus terganjal karena harus merelakan jabatan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bapilu) kepada Hary Tanoe.

Kehidupan Pribadi

Yuddy menikah dengan Velly Elfira dan memiliki satu orang anak bernama Ayesha Fatma Nandira.

Sumber