Susi Pudjiastuti: Perbedaan revisi

Dari Jokopedia
Lompat ke: navigasi, cari
(Gebrakan)
(Gebrakan)
Baris 46: Baris 46:
 
*[[KKP Tingkatkan Kerjasama Kelautan dan Perikanan dengan Jepang]]
 
*[[KKP Tingkatkan Kerjasama Kelautan dan Perikanan dengan Jepang]]
 
*[[Menteri Susi Pudjiastuti Raih Penghargaan Peter Benchley Ocean Awards]]
 
*[[Menteri Susi Pudjiastuti Raih Penghargaan Peter Benchley Ocean Awards]]
 +
*[[Menteri Susi Waspadai Modus Baru Pencurian Ikan di Laut RI]]
  
 
==Masa kecil dan pendidikan==
 
==Masa kecil dan pendidikan==

Revisi per 11 Juli 2017 00.58

Menteri susi.jpg

Susi Pudjiastuti adalah Menteri Kelautan dan Perikanan di Kabinet Kerja Jokowi yang terkenal sebagai pengusaha perikanan dan penerbangan yang berjuang dari bawah dan memiliki kepekaan sosial tinggi. Ia dikenal sebagai pemilik Susi Air dan terlibat pertama kali mengirimkan bantuan untuk Bencana Tsunami Aceh. Susi Pudjiastuti lahir di Pangandaran pada 15 Januari 1965.

Gebrakan

Susiquote.jpg
Susiinfografis.jpg

Susi Pudjiastuti adalah menteri paling kontroversial di Kabinet Kerja. Beberapa kebijakannya yang banyak menciptakan perubahan antara lain:

Masa kecil dan pendidikan

Ayahnya bernama Haji Ahmad Karlan dan ibunya bernama Hajjah Suwuh Lasminah. Keluarga besarnya adalah pengusaha ternak. Kakeknya, Haji Ireng, adalah tuan tanah di Pangandaran. Ia cemerlang di kelas, namun dikeluarkan dari SMA Negeri 1 Yogyakarta karena aktif dalam kegiatan Golput.

Bisnis

Setelah dikeluarkan dari sekolah, ia nekad memulai usaha kecil-kecilan dengan modal hanya Rp 750.000 dengan menjadi pengepul ikan di Pangandaran. Kegigihannya berusaha membuatnya meraih sukses dengan mendirikan PT ASI Pudjiastuti Marine Product dengan produk unggulan lobster. Dengan melonjaknya permintaan dari Amerika Serikat dan Asia, ia membutuhkan sokongan transportasi cepat, yang mendorongnya mendirikan Susi Air.

Prestasi dan Penghargaan

Untuk prestasi Susi Pudjiastuti, silakan kunjungi halaman ini

Sumber