Penerimaan Negara Bukan Pajak 2016 Lampaui Target

Dari Jokopedia
Lompat ke: navigasi, cari
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Menteri Keuangan, silakan kunjungi artikel Sri Mulyani

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada tahun 2016 berhasil mencapai Rp262.359,6 miliar yang berarti melebihi target APBNP di angka Rp245.083,6 miliar meski ditengah penurunan harga komoditas. Keterangan pers tertulis Kementerian Keuangan menyatakan pencapaian PNBP tersebut lebih tinggi Rp17,3 triliun dari target.

Realisasi PNBP tersebut terdiri atas penerimaan Sumber Daya Alam yang telah mencapai Rp65,5 triliun atau 72,3 persen dari target Rp90,5 triliun, pendapatan bagian laba BUMN Rp37,1 triliun atau 108,7 persen dari target Rp34,2 triliun. Selain itu, realisasi berasal dari PNBP lainnya yang mencapai Rp117,3 triliun atau 130,5 persen dari target Rp84,1 triliun dan pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) sebesar Rp42,4 triliun atau 117 persen dari target Rp36,3 persen.

Secara garis besar pencapaian PNBP ini didukung oleh realisasi lifting minyak dan gas yang melampaui target, peningkatan peran dividen BUMN, kinerja PNBP yang baik dari kementerian lembaga dan peningkatan PNBP dari BLU. Realisasi lifting minyak sepanjang 2016 telah mencapai 829 ribu barel per hari dari asumsi 820 ribu barel per hari, sedangkan realisasi lifting gas mencapai 1.184 ribu barel setara minyak per hari dari asumsi 1.150 ribu barel setara minyak per hari.

“Penerimaan SDA lebih rendah dibandingkan target dalam APBNP, meski asumsi harga minyak dan lifting gas cukup sesuai dengan APBNP, tetapi menguatnya nilai rupiah dan kenaikan cost recovery berpengaruh terhadap penerimaan PNBP,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani

Tercapainya target PNBP dalam APBNP Tahun 2016 tersebut berkat sinergi antar seluruh pihak terkait (stakeholders) di bidang PNBP. Terutama di bidang mineral dan batubara (minerba), minyak dan gas bumi (migas), Badan Layanan Umum (BLU), dan Barang Milik Negara (BMN). Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan apresiasi atas realisasi PNBP yang lebih tinggi Rp17 triliun dari target, karena pencapaian tersebut bisa menutupi kekurangan penerimaan dari sektor pajak.

"PNBP bisa mengkompensasi penerimaan perpajakan yang masih dibawah target. Ini merupakan cerita yang cukup positif," ujar Menkeu Sri Mulyani.

Sumber