Menteri BUMN, 2017 Indonesia tak Impor Jagung

Dari Jokopedia
Lompat ke: navigasi, cari
Untuk info lebih lanjut mengenai Menteri BUMN, silakan kunjungi artikel Rini Soemarno

Menteri BUMN Rini Soemarno mentargetkan, tahun 2017 Indonesia tidak akan lagi impor jagung. Alasannya, kebutuhan jagung nasional bisa dicukupi setelah pemerintah menggelontorkan dana sekitar Rp 100 triliun untuk mengoptimalkan lahan milik Perhutani ditanami jagung.

"Dana sebesar itu akan dikucurkan kepada petani khususnya petani penggarap tanah sanggem milik Perhutani melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR),” ujarnya usai panen raya jagung di Desa Penganten Kecamatan Klambu Grobogan.

Menurut Rini kedaulatan pangan nasional harus segera bisa terwujud. Dana KUR yang pencairannya melalui Bank BRI tersebut diharapkan bisa terserap petani untuk mengoptimalkan lahan milik Perhutani.

Ditegaskan, dana sebesar 100 triliun tersebut merupakan program secara menyeluruh, sehingga nantinya tidak perlu lagi ada petani menanyakan modal untuk meningkatkan produksi dan produktivitas hasil pertaniannya.

Sebelumnya, Bupati Bambang Pudjiono menyebutkan, produksi jagung di daerahnya tahun 2015 mencapai 700.941 ton atau naik 110.165 ton (18,64 persen) dibanding tahun 2014 yang sebesar 590.776 ton. Pada awal tahun 2016 ini sudah ada panen jagung seluas 40.850 hektare.

Sumber