Menkominfo Luncurkan Program Desa "Broadband"

Dari Jokopedia
Lompat ke: navigasi, cari
Untuk info lebih lanjut mengenai menteri ini, silakan kunjungi artikel Rudiantara

Dewasa kini teknologi Broadband menjadi primadona untuk sarana telekomunikasi. Teknloagi Broadband merupakan akses berkecepatan tinggi Internet memungkinkan pengguna untuk mengakses Internet dan layanan terkait pada kecepatan jauh lebih tinggi daripada yang tersedia melalui "dial-up" layanan akses Internet.

Besar manfaat Broadband, saat ini masih banyak dinikmati oleh orang -orang yang tinggal didaerah perkotaan, sedangkan untuk didaerah perdesaan, belum sepenuhnya merasakan manfaat dari teknologi tersebut. Untuk itulah, pemerintah melalui Menkominfo Rudiantara akan segera meluncurkan desa broadband di kawasan nelayan, pertanian, dan pedalaman.

Rencananya, peluncuran Desa Broadband akan dilakukan di tiga desa yakni Desa Balsiku di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Desa Silawan di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Desa Rawabiru di Kabupaten Merauke, Papua. Menteri Rudiantara mengatakan desa di NTT akan menjadi Desa Broadband untuk pertanian, lalu di Nunukan desa nelayan dan di Merauke untuk desa pedalaman.

Menurutnya, Desa Broadband merupakan program pemerintah untuk menjangkau desa-desa agar dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi guna meningkatkan kesejahteraannya.

Pemanfaatan Teknologi Broadband pada nelayan misalnya, dengan adanya jangkauan internet melalui program tersebut, maka nelayan dapat dibantu menangkap ikan dengan aplikasi yang khusus disediakan agar tangkapan meningkat. Seperti aplikasi untuk mengetahui cuaca, tinggi gelombang dan tempat plankton (makanan ikan) berada.

Hal ini diamini oleh Direktur Telekomunikasi Khusus Kemkominfo Ismail Ahmad. Ia mengatakan, Desa Broadband dapat dijadikan percontohan. Ke depan, Desa Broadband akan melakukan kerja sama dengan banyak pihak. Ia menambahkan, Kominfo akan menyediakan infrastruktur untuk membangun Desa Broadband seperti peralatan layar, pc komputer dan penyediaan internet.

Nantinya, Pemerintah daerah akan menyediakan lahan dan biaya pemeliharaan operasi. Sementara untuk aplikasi yang akan digunakan, Kominfo mengharapkan dapat dilakukan oleh pengembang lokal. Sehingga, aplikasi tersebut user friendly dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa tersebut.

Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur menyambut baik Program Desa Broadband yang dicanangkan oleh Menkominfo. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua HNSI Kota Kupang,Maxi Ndun.

Sumber