Menkominfo Blokir 360 Situs Judi Online

Dari Jokopedia
Lompat ke: navigasi, cari
Untuk info lebih lanjut mengenai menteri ini, silakan kunjungi artikel Rudiantara

Di era telekomunikasi sebagai salah satu gaya hidup, banyak yang memanfaatkan fasilitas internet sebagai tempat untuk berjudi yang dikenal dengan judi online. Beberapa tahun belakang ini judi online sangat meresahkan, karena banyak digandrungi oleh anak-anak dan remaja. Oleh sebab itu judi online perlu diberangus.

Menkominfo beserta Bareskrim Mabes Polri memblokir 360 situs judi online. Pemblokiran situs judi tersebut merupakan upaya lanjutan setelah seminggu dilakukan penyelidikan oleh Bareskrim yang melakukan patroli di dunia maya. Selain itu, dalam penyelidikan ditemukan 460 rekening yang digunakan sebagai penampung dana judi online. Untuk melanjutkan penyelidikan, Bareskrim Polri menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menindaklanjuti temuan rekening tersebut.)

Adapun modus yang dilakukan pelaku situs penyedia judi online adalah mengharuskan pengguna untuk mendaftar terlebih dahulu sebelum mengikuti permainan. Setelah itu, pengelola situs judi online akan memberikan nomor rekening untuk pembelian koin yang digunakan dalam bermain. Nantinya, koin tersebut disimpan di rekening deposit pemain. Bila pemain tersebut menang, maka koin tersebut bertambah, sebaliknya jika pemain tersebut menderita kekalahan maka koin akan berkurang sesuai jumlah kekalahan.

Dalam kasus ini, pelaku melanggar Pasal 303 Ayat (1) ke 1, 2 dan 3 KUHP dan atau Pasal 45 Ayat (1) Jo Pasal 27 Ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan atau Pasal 3, 4, 5 dan 10 UU Nomor 8 Tahun 2010 Tentang TPPU Jo Pasal 55 dan 56 KUHP. Adapun dari 360 situs judi online yang telah diblokir, beberapa diantaranya adalah bolavita.com, itucasino.com, inulpoker.com, sotopoker.com, togelmarket.com, galaupoker.com dan kartudewa.com.

Selain itu, upaya ini perlu didukung oleh masyarakat, misalnya melaporkan jika ada situs judi onlie yang ditemukan ke email pengaduan Menkominfo di: aduankonten@mail.kominfo.go.id

Sumber