Marwan Jafar: Dana Desa Memberi Daya Ungkit Kuat

Dari Jokopedia
Lompat ke: navigasi, cari
Untuk info lebih lanjut mengenai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar

Posisi Desa sebagai pondasi pembangunan nasional, program Dana Desa yang dialokasikan langsung dari APBN ke desa-desa.

Potensi ekonomi desa yang tadinya tak tergarap, kini mulai hidup dan termanfaatkan berkat Dana Desa. Infrastruktur desa yang dulunya rusak juga mulai terbangun, sehingga mobilitas masyarakat desa dalam bekerja semakin baik.

“Dana Desa yang dipakai buat membangun infrastruktur desa tentu memberi daya dukung positif terhadap perekonomian desa. Investor juga semakin tertarik ikut membangun desa. Batu alam di Cirebon sendiri sudah menembus pasar ekspor,” ujar Menteri Desa, Marwan Jafar, di Jakarta, Minggu (13/3).

Dana Desa memang telah memberi daya ungkit sangat kuat terhadap perekonomian masyarakat desa. Karena itu pula, pemerintahan Jokowi telah berkomitmen meningkatkan besaran Dana Desa tahun 2016 menjadi Rp46,9 triliun yang akan ditransfer dari kas keuangan negara kepada 74.754 desa di seluruh Indonesia. Besaran Dana Desa ini meningkat hingga 126 persen dibanding tahun 2015 senilai Rp20,7 triliun.

“Prioritas utama memang membangun infrastruktur desa yang tidak boleh dikerjakan oleh pihak ketiga atau dikontraktualkan. Ini sudah terbukti memberi daya ungkit terhadap perekonomian desa, karena pembangunan infrastruktur bersipat padat karya. Bahan baku infrastruktur diambil dari desa setempat, tenaga kerja dari masyarakat setempat, sehingga dana desa akan berputar di desa,” jelas Menteri Marwan.

Sumber